Kamis, 14 April 2016

CARA INSTALL DNS DI DEBIAN 6

  1. Install Bind9 “ apt-get install bind9 ” Kemudian tekan “y” pada saat muncul pertanyaan “Do you want continue [Y/n]?”
  2. Tunggu hingga software selesai ter-install atau sampai muncul seperti gambar di bawah ini.
  3. Setelah itu pindah driver ke folder /etc/bind dengan perintah “cd /etc/bind” kemudian enter.

  4. Setelah pindah, kemudian edit file yang bernama named.conf dengan perintah “nano named.conf”/ “nano /etc/bind/named.conf.  default-zones”

  5. Setelah itu ganti yang localhost menjadi domain, kemudian db.local menjadi db.a (huruf a pada db.a bisa diganti dengan huruf ataupun angka sesuka kita, berfungsi untuk penyimpanan konfigurasi domain) Sebelum dan Sesudah :

  6. Karena harus membuat 2 buah domain, maka kita harus meng-copy dari “zone “smkn1.net” {“ sampai ke “};“ kemudian simpan dibawahnya dengan cara:
      Alt+A (untuk memblok karakter)
      Alt+6 (untuk meng-copy)
      Ctrl+U (Untuk mem-paste)
    Meng Copy :


    Mem Paste :
  7. Pada bagian zone kedua, kita ubah dengan domain baru yang akan kita buat, dan db.a diganti dengan db.s (agar lebih mudah)
  8. Setelah selesai, kita keluar dan save.
    Lalu Ketikan perintah “cp db.local db.a”(berfungsi
    untuk mengcopy file yang ada di db.local ke db.a)
    kemudian enter.
  9. Lakukan perintah copy dari db.local ke db.s (untuk domain ke-2).
  10. Konfigurasi file db.a dengan perintah “nano db.a” lalu enter
  11. Ganti semua localhost dengan domain kita (smkn1.net) lalu ganti 127.0.0.1 dengan 192.168.50.1 (IP Ethernet). Kemudian tambahkan konfigurasi seperti ini
  12. Note:
    www (apabila ingin mengkonfigurasi web server)
    ftp (apabila ingin mengkonfigurasi ftp server)
    setelah semua selesai, kemudian keluar dan save
    setelah itu konfigurasi untuk domain yang kedua
    dengan cara “nano db.s”
  13. Sama seperti konfigurasi pada domain pertama, hanya bedanya kita tidak akan mengkonfigurasi FTP server pada domain ini. Dan IP 127.0.0.1 ganti dengan 192.168.50.2 (IP Virtual), dan Localhost ganti dengan profilku.com
  14. Setelah itu keluar dan save.
    Buat file dengan nama resolv.conf di folder /etc dengan menggunakan
    Perintah “nano/etc/resolv.conf”  lalu enter (jika terdapat konfigurasi
    pada file tersebut, maka hapus semua konfigurasinya) Kemudian
    Tambahkan konfigurasi berikut :
  15. Note:
    *search diisi dengan domain kita
    *nameserver diisi dengan IP Domain kita
    *jika terdapat banyak domain, harus dimasukan
      semua
    Setelah itu keluar dan save
  16. Lalu restart bind9 kita dengan mengguankan perintah
          “ /etc/init.d/bind9 restart” kemudian enter
    Lakukan terus hingga ada keterangan
    Stopping domain name service …: bind9.
    Starting domain name service …: bind9
    Lalu restart juga  ethernet “ /etc/init.d/networking restart”
  17. Kemudian tes DNS kita dengan menggunakan perintah “nslookup” kemudian enter
  18. Kemudian masukan domain yang telah kita buat tadi, lalu enter
    Untuk keluar tekan Ctrl+C
  19. Jika sudah coba tes dengan menggunakan cmd di pc client
        “ ping smkn1.net ”
        “ ping www.smkn1.net ”
        “ ping mail smkn1.net ”
DNS (DOMAIN NAME SYSTEM)
·  Pengertian DNS
DNS atau domain name system adalah sebuah sistem yang dapat menerjemahkan nama domain menjadi ip address secara otomatis.
Atau
Merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan memetakan atau mengonversikan nama host atau domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya.

· Pengertian DNS Server
DNS server adalah server yang dapat melayani semua permintaan dari client nya untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah domain tersebut.

· Cara Kerja DNS (Domain Name System)
DNS menggunakan relasi client – server untuk resolusi nama. Pada saat client mencari satu host, maka ia akan mengirimkan query ke server DNS. Query adalah satu permintaan untuk resolusi nama yang dikirimkan ke server DNS.
1.     Pada komputer Client, sebuah program aplikasi misalnya http, meminta pemetaan IP Address (forward lookup query). Sebuah program aplikasi pada host yang mengakses domain system disebut sebagai resolver, resolver menghubungi DNS server, yang biasa disebut name server.
2.     Name server meng-cek ke local database, jika ditemukan, name server mengembalikan IP Address ke resolver jika tidak ditemukan akan meneruskan query tersebut ke name server  root server.

3.     Terakhir barulah si client bisa secara langsung menghubungi sebuah website / server yang diminta dengan menggunakan IP Address yang diberikan oleh DNS server.


Sejarah Linux

#Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux
dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]

#Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]

#Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).


#Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.

Jumat, 21 Agustus 2015

Komunikasi Data

Komunikasi Data
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data / informasi dari dua atau lebih device (alat, seperti komputer / laptop /printer / dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, sepeti internet.
Ø Data Analog
Adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
·         Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
·         Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
·         Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”. Analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkanproses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik. Contoh :
·         Remote TV
·         Spedometer pada motor
·         Pengukur tekanan
·         Telepon
·         Radio analog


Ø Data Digital
Adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :
·         Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang mengakibatkan informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
·         Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
·         Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
·         Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.
Contoh :

         Jam digital
        Kamera digital
         Penunjuk suhu digital
         Kalkulator digital
         Computer
         HP
     Radio digital


Ø  Data Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit data yang dikirimkan. Dengan kata lain, bit-bit data tersebut dikirimkan secara satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada contoh seperti seorang pengguna menghubungkan terminal ke host komputer yang berada pada bangunan yang lain. Berikut merupakan gambar pengiriman transmisi serial dari pengirim ke penerima. Mode serial membutuhkan sinkronisasi/penyesuaian yang berfungsi untuk :

 ·         Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)
·         Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter)
·         Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi blok)
Selanjutnya, pada transmisi serial dapat berbentuk dua jenis, yaitu transmisi serial sinkron (synchronous) dan transmisi serial asinkron (asynchronous). Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing jenis transmisi serial tersebut. Transmisi Serial Sinkron (Synchronous).

v  Transmisi Serial Sinkron (Synchronous)
Sebelum terjadi komunikasi antar data, maka diadakanlah sinkronisasi waktu antara pengirim dan penerima. Data tersebut kemudian dikirim dalam satu blok data yang disebut Frame, dimana variasi ukuran Frame mulai dari 1500 byte sampai pada 4096 byte.
Dalam komunikasi transmisi serial sinkron, sebuah line 56 kbps mampu membawa data sampai pada 7000 byte per detiknya. Frame tersebut berisikan bit pembuka (preamble bit), bit data itu sendiri, dan bit penutup (postamble bit), serta penambahan bit-bit control pada blok tersebut. Contoh perangkat yang berbasis transmisi serial sinkron ialah Ethernet. Berikut ini merupakan gambar kabel Ethernet serta port untuk mencolok kabel Ethernet tersebut.

v  Transmisi Serial Asinkron (Asynchronous)
Sebelum terjadinya komunikasi data, tidak diadakan sinkronisasi waktu antara pengirim dan penerima. Data tersebut kemudian dikirim per karakter. Masing-masing karakter memiliki start bit dan stop bit. Start bit berfungsi untuk menandakan adanya rangkaian bit karakter yang sudah siap untuk dikirim. Sedangkan stop bit berfungsi untuk melakukan proses menunggu karakter berikutnya.
Setiap karakter terdiri dari 10 bit dengan rincian 1 bit start bit, 1 bit stop bit, 7 bit data, dan 1 bit paritas. Contoh perangkat yang berbasis transmisi serial asinkron adalah USB (Universal Serial Bus). Berikut ini merupakan gambar kabel USB serta port untuk mencolok kabel USB tersebut.

Ø Data Paralel
Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Masing-masing bit mempunyai jalurnya tersendiri. Dikarenakan oleh sifatnya yang demikian, maka data yang mengalir pada transmisi paralel jauh lebih cepat pada transmisi serial. Model transmisi paralel biasanya digunakan untuk melakukan komunikasi jarak pendek. Contohnya, transmisi ke printer atau untuk komunikasi data dua buah komputer.


Pada transmisi paralel, beberapa bit (biasanya 8 bit atau satu byte / karakter) akan dikirim secara bersamaan pada saluran yang berbeda (kabel, saluran frekuensi) dalam kabel yang sama, atau radio jalan, dan disinkronisasi untuk sebuah jam. Perangkat paralel memiliki bus data yang lebih luas daripada perangkat serial sehingga dapat mentransfer data dalam kata-kata dari satu atau lebih byte pada suatu waktu. Akibatnya, ada percepatan dalam transmisi paralel bit rate lebih dari laju bit transmisi serial. Namun, percepatan ini adalah biaya versus tradeoff sejak beberapa kabel biaya lebih dari satu kawat, dan sebagai kabel paralel mendapatkan lagi, sinkronisasi waktu antara beberapa saluran menjadi lebih sensitif terhadap jarak. Waktu untuk transmisi paralel disediakan oleh sinyal clocking konstan dikirim melalui kawat terpisah dalam kabel paralel; sehingga transmisi paralel dianggap sinkron.

Kamis, 13 Agustus 2015

Komunikasi Data










Data adalah Fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti, yang dihubungkan dengan kenyataan, symbol-simbol.


Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih brarti bagi penerima , yang menggambarkan suatu kejadia-kejadian yang bersifat fakta yang digunakan untuk pengambilan kesimpulan.






Komunikasi Data.


Komunikasi data adalah hubungan atau interaksi (pengiriman dan peneriman) antar device yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik yang dengan jangkauan sempit maupun dengan jangkauan yang lebih luas.






Komponen Komunikasi Data :




a. Pengirim, perangkat yang mengirimkan data
b. Penerima, perangkat yang menerima data
c. Data, informasi yang akan dikomunikasikan
d. Media pngiriman, media atau perantara yang digunakan untuk melakukan pengiriman data
e. Protokol, aturan-aturan yang berfungsi sebagai penyelaras hubungan.



DATA ANALOG DAN DATA DIGITAL











Pengertian Data Analog dan Data Digital



Data Digital
Data digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :
1. Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang mengakibatkan informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.

DATA DAN SINYAL
Data analog dapat merupakan sinyal analog. Demikian pula data digital dapat merupakan sinyal digital. Data digital dapat juga dijadikan sinyal analog dengan memakai modem (modulator/demodulator) sedangkan data analog dapat dijadikan sinyal digital dengan memakai codec (coder-decoder).


Ø Data Analog
Data analog diuraikan mempergunakan suatu codec untuk memproduksi suatu aliran bit digital
(1) Sinyal menempati spektrum yang sama seperti data analog
(2) Data analog diuraikan untuk menempati posisi spektrum yang berbedaØ Data Digital
Data digital diuraikan menggunakan suatu modem untuk memproduksi sinyal analog.
(1) Sinyal terdiri dari dua level tegangan yang mewakili dua angka binary
(2) Data digital diuraikan untuk menghasilkan suatu sinyal digital sesuai dengan keinginan.Ø Sinyal Analog
Disebarkan melalui amplifier; perlakuan yang sama baik sinyal yang digunakan sebagai data analog atau digital.
Anggap bahwa sinyal analog mewakili data digital. Sinyal disebarkan melalui repeater; pada tiap repeater, data digital diperoleh kembali dari sinyal asal dan dipakai untuk menghasilkan suatu sinyal analog baru yang berbeda.


Ø Sinyal Digital
Sinyal digital mewakili suatu aliran dari ‘1′ dan ‘0′, dimana mungkin mewakili data digital atau mungkin suatu encoding dari data analog. Sinyal disebarkan melalui repeaterrepeater; pada tiap repeater, aliran dari ‘1′ dan ‘0′ diperoleh kembali dari sinyal asal dan dipakai untuk menghasilkan suatu sinyal digital baru yang berbeda.


Ø Transmisi analog
Adalah suatu upaya mentransmisi sinyal analog tanpa memperhatikan muatannya; sinyal-sinyalnya dapat mewakili data analog atau data digital. Untuk jarak yang jauh dipakai amplifier yang akan menambah kekuatan sinyal sehingga menghasilkan distorsi yang terbatas.Ø Transmisi digital
Berhubungan dengan muatan dari sinyal. Untuk mencapai jarak yang jauh dipakai repeater yang menghasilkan sinyal sebagai ‘1′ atau ‘0′ sehingga tidak terjadi distorsi.
Keuntungan Komunikasi Digital :
1. Error hampir selalu dapat dikoreksi.
2. Mudah menampilkan manipulasi sinyal (seperti encryption).
3. Range dinamis yang lebih besar (perbedaan nilai terendah terhadap tertinggi) dapat dimungkinkan.
Kerugian Komunikasi Digital :
1. Biasanya memerlukan bandwidth yang lebih besar.
2. Memerlukan sinkronisasi.










Transmisi Data Serial & Paralel



Transmisi Data

Transmisi data digital dapat terjadi dalam dua model dasar, yaitu transmisi paralel atau transmisi serial. Data didalam sebuah sistem komputer ditransmisikan melalui model paralel yang disesuaikan dengan ukuran kata dalam sebuah sistem komputer. Data antara sebuah sistem komputer dengan sistem komputer lainnya biasanya ditransmisikan melalui model serial. Berikut ini merupakan penjelasan-penjelasan mengenai dua macam mode transmisi data digital tersebut.

1. Transmisi Paralel

Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Masing-masing bit mempunyai jalurnya tersendiri. Dikarenakan oleh sifatnya yang demikian, maka data yang mengalir pada transmisi paralel jauh lebih cepat pada transmisi serial. Model transmisi paralel biasanya digunakan untuk melakukan komunikasi jarak pendek.

Contohnya, transmisi ke printer atau untuk komunikasi data dua buah komputer.

Pada transmisi paralel, beberapa bit (biasanya 8 bit atau satu byte / karakter) akan dikirim secara bersamaan pada saluran yang berbeda (kabel, saluran frekuensi) dalam kabel yang sama, atau radio jalan, dan disinkronisasi untuk sebuah jam. Perangkat paralel memiliki bus data yang lebih luas daripada perangkat serial sehingga dapat mentransfer data dalam kata-kata dari satu atau lebih byte pada suatu waktu. Akibatnya, ada percepatan dalam transmisi paralel bit rate lebih dari laju bit transmisi serial. Namun, percepatan ini adalah biaya versus tradeoff sejak beberapa kabel biaya lebih dari satu kawat, dan sebagai kabel paralel mendapatkan lagi, sinkronisasi waktu antara beberapa saluran menjadi lebih sensitif terhadap jarak. Waktu untuk transmisi paralel disediakan oleh sinyal clocking konstan dikirim melalui kawat terpisah dalam kabel paralel; sehingga transmisi paralel dianggap sinkron.

Suatu pengiriman data disebut paralel, jika sekelompok bit data ditransmisikan secara bersama-sama dan melewati beberapa jalur transmisi yang terpisah.

Proses pengiriman data lebih cepat

Sistem ini akan lebih efektif untuk transmisi data yang memiliki jarak tidak terlalu jauh

Agar data yang diterima itu benar maka selang waktu yang digunakan oleh pengirim dan penerima harus sama.

Untuk keperluan tersebut mka pengirim dan penerima harus menambahkan “detak” (Time Pulse).

Data dikirimkan sekaligus, misal 8 bit bersamaan

Kecepatan tinggi

Karakteristik Media harus baik

Masalah “SKEW Efek” yang terjadi pada sejumlah pengiriman bit secara serempak dan tiba pada tempat yang dituju dalam waktu yang tidak bersamaan

2. Transmisi Serial

Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit data yang dikirimkan. Dengan kata lain, bit-bit data tersebut dikirimkan secara satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada contoh seperti seorang pengguna menghubungkan terminal ke host komputer yang berada pada bangunan yang lain. Berikut merupakan gambar pengiriman transmisi serial dari pengirim ke penerima. Mode serial membutuhkan sinkronisasi/penyesuaian yang berfungsi untuk :

Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)

Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter)

Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi blok)

Selanjutnya, pada transmisi serial dapat berbentuk dua jenis, yaitu transmisi serial sinkron (synchronous) dan transmisi serial asinkron (asynchronous). Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing jenis transmisi serial tersebut. Transmisi Serial Sinkron (Synchronous).

Transmisi Serial Sinkron (Synchronous)

Pada transmisi sinkron, sebelum terjadi komunikasi, diadakan sinkronisasi clock antara pengirim dan penerima.

Data dikirim dalam satu blok data (disebut Frame) yang berisi bit2 Pembuka (preamble bit), bit data itu sendiri dan bit2 penutup postamble bit. Ditambahlan juga bit2 kontrol pada blok tersebut.

Variasi ukuran frame mulai 1500 byte sampai 4096 byte

Dalam komunikasi sinkron, sbh line 56 kbps mampu membawa data sampai 7000 byte per detik

Gambar Transmisi Serial Sinkron (Synchronous)

Transmisi Serial Asinkron (Asynchronous)

Pada transmisi Asinkron, sebelum terjadi komunikasi, tdk diadakan sinkronisasi clock antara pengirim dan penerima

Data dikirim per karakter dan masing2 karakter memiliki bit start (biasanya 0) dan bit stop (biasanya 1)

Start bit berfungsi utk menandakan adanya rangkaian bit karakter yang siap dicuplik.

Stop bit berfungsi utk melakukan proses menunggu karakter berikutnya

Setiap karakter terdiri dari 10 bit dengan rincian

1 bit start bit

1 bit stop bit

7 bit data



Contoh perangkat berbasis transmisi asinkron : RS-232, com #, USB, dll

Perbedaan Transmisi Paralel dan Serial

Perbedaan antara transmisi serial dengan parallel adalah transmisi serial mentransmisikan 1 bit dalam 1 waktu sedangkan transmisi parallel mentransmisikan beberapa bit dalam 1 transmisi. Hal ini menyebabkan transmisi parallel lebih cepat dibanding transmisi serial.

Hal tersebut, yang dipercayai banyak orang tidak sepenuhnya benar. Komunikasi serial dapat lebih cepat dibanding komunikasi parallel. Yang dibutuhkan hanyalah frekuensi pengiriman data yang lebih tinggi.

Dalam komunikasi parallel, karena transmisi dilakukan pada waktu yang sama, maka dibutuhkan kabel lebih banyak. Sementara pada transmisi serial, kabel yang digunakan tetap dua. Hal ini menyebabkan kabel untuk transmisi serial lebih kompak dibanding kabel untuk transmisi parallel.

Dengan semakin tingginya frekuensi, semakin tinggi juga gangguan elektromagnetik. Setiap kabel dapat diperlakukan sebagai antenna, menangkap noise yang ada di sekitarnya, dan mengganggu data yang sedang ditransmisikan. Dalam komunikasi parallel, karena banyaknya kabel yang digunakan, masalah gangguan elektromagnetik menjadi lebih serius. Di lain pihak, komunikasi serial yang hanya menggunakan dua kabel lebih mudah mengatasi masalah ini dengan melindungi kedua kabel yang digunakan.

Perbedaan lain, yang juga menguntungkan komunikasi serial adalah walaupun secara teoritis komunikasi parallel mengirimkan data pada saat yg bersamaan, data tersebut tidak diterima pada saat yang bersamaan.

Kelemahan komunikasi parallel adalah masalah half-duplex. Kabel yang digunakan untuk mengirim dan menerima data adalah kabel yang sama. Bandingkan dengan serial yang full-



duplex, dimana masing masing pengiriman dan penerimaan data menggunakan 2 kabel berbeda.

Senin, 01 Desember 2014

Persada Transratol

Software ini  saya anggap sangat berguna untuk tugas2 atau mencari bahasa2 asing , layaknya seperti google translate, namun kehebatan software ini yaitu bisa berguna saat keadaan offline .

DOWNLOAD DISINI